Konsentrasi Sifat dan Berat Jenis

Konsentrasi Mineral: Peningkatan Kadar Secara Efisien dengan Sorting dan Konsentrasi Gravitasi”

Dalam industri pertambangan, proses konsentrasi mineral menjadi langkah penting untuk meningkatkan kadar bahan berharga dan menghasilkan konsentrat yang lebih bernilai. Dua metode konsentrasi yang efisien, yaitu Sorting (penyortiran) dan Konsentrasi Gravitasi, menjadi pilihan utama untuk memisahkan mineral berharga dari material tidak berharga. Artikel ini akan membahas proses konsentrasi mineral secara manual dengan Sorting, serta pemisahan berdasarkan berat jenis menggunakan Konsentrasi Gravitasi, yang masih digunakan untuk endapan plaser, seperti timah, emas, dan pasir besi.

ย 

  1. Sorting: Proses Peningkatan Kadar dengan Tangan Terampil

Sorting merupakan proses konsentrasi mineral berharga yang dilakukan secara manual dengan tangan. Dalam proses ini, material yang tidak mengandung mineral berharga dapat dipisahkan langsung dan dibuang. Pemisahan ini memungkinkan peningkatan kadar bahan galian dengan cara yang sederhana dan cepat.

  1. Konsentrasi Gravitasi: Memisahkan Berdasarkan Berat Jenis

Metode Konsentrasi Gravitasi adalah teknik pemisahan mineral berharga dari material tidak berharga berdasarkan berat jenis material dalam media fluida. Pemisahan ini efektif terutama untuk endapan plaser seperti timah, emas, dan pasir besi. Proses konsentrasi ini menghasilkan kelompok mineral dengan massa jenis tinggi dan massa jenis rendah. Hasil dari proses ini adalah konsentrat yang mengandung mineral berharga.

ย 

Tiga Cara Pemisahan Secara Gravitasi:

ย 

Berdasarkan Berat Jenis Media (Fluida Tenang): Metode ini memisahkan mineral berdasarkan berat jenisnya dalam fluida yang diam. Mineral dengan berat jenis tinggi akan terkumpul di bagian bawah, sedangkan mineral dengan berat jenis rendah akan berada di bagian atas.

Berdasarkan Aliran Fluida Horizontal: Pemisahan dilakukan dengan menggunakan aliran fluida horizontal yang berbeda kecepatan. Mineral berharga dengan massa jenis tinggi akan tersinkronisasi dengan fluida dan berpindah ke bawah, sedangkan material tidak berharga tetap berada di atas.

ย 

Berdasarkan Aliran Fluida Vertikal: Pemisahan mineral berharga dan tidak berharga terjadi melalui aliran fluida vertikal. Mineral berharga dengan berat jenis tinggi akan menuju bagian bawah, sementara material tidak berharga akan tetap berada di atas.

ย 

Keuntungan Konsentrasi Mineral:

Peningkatan Kadar: Proses konsentrasi mineral meningkatkan kadar bahan galian berharga, meningkatkan nilai dan kualitas produk akhir.

Pemisahan Efisien: Sorting dan Konsentrasi Gravitasi memberikan pemisahan mineral dengan efisien, mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan energi.

Pengolahan Endapan Plaser: Konsentrasi Gravitasi khususnya efektif untuk pemisahan mineral dalam endapan plaser seperti timah, emas, dan pasir besi.

ย 

Proses konsentrasi mineral merupakan langkah penting dalam industri pertambangan untuk meningkatkan nilai dan kualitas produk. Melalui metode Sorting dan Konsentrasi Gravitasi, mineral berharga dipisahkan dari material tidak berharga secara efisien. Peningkatan kadar dan pemisahan yang tepat membantu industri dalam mencapai hasil produksi yang berkualitas, berkelanjutan, dan berkontribusi pada perkembangan sektor pertambangan.

Pembangunan Hotel Eastern di Palembang: Pentingnya Kegiatan Sondir untuk Kestabilan Struktur Bangunan

Wilayah Palembang semakin berkembang dan menarik minat investasi dalam sektor pariwisata dan perhotelan. Dalam rangka memenuhi permintaan akan akomodasi, rencana pembangunan hotel baru bernama Eastern Hotel di Jl. Demang Lebar Daun telah diumumkan. Sebelum memulai konstruksi bertingkat, PT Bima Shabartum Gemilang (BSG) sebagai tim ahli di bidang sondir turut berperan penting dalam menilai kedalaman tanah dan kekerasan lapisan bawah permukaan untuk memastikan kestabilan struktur bangunan.

ย 

Peran Kegiatan Sondir dalam Pembangunan Hotel Eastern:

Kegiatan sondir merupakan proses investigasi tanah yang dilakukan untuk mengevaluasi karakteristik dan kekuatan tanah di lokasi yang akan dibangun. PT Bima Shabartum Gemilang bertugas sebagai operator sondir dan juga menyusun laporan hasil nilai sondir. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pada kedalaman berapa lapisan tanah mencapai tingkat kekerasan yang disarankan untuk memulai konstruksi hotel bertingkat. Informasi dari sondir sangat penting dalam merencanakan desain fondasi yang tepat untuk memastikan stabilitas dan keselamatan bangunan.

ย 

Kegiatan Sondir di Eastern Hotel:

Tim PT Bima Shabartum Gemilang melakukan kegiatan sondir di wilayah Eastern Hotel pada tanggal 5-8 Mei 2023 dengan melakukan pengeboran sebanyak 10 titik di area konstruksi. Pengambilan data dari sondir memberikan gambaran yang jelas tentang jenis dan kepadatan tanah, lapisan batuan di bawah permukaan, dan kekuatan tanah pada kedalaman tertentu. Data-data ini menjadi landasan dasar bagi tim ahli untuk menentukan desain fondasi yang sesuai dan meminimalkan risiko penurunan atau keretakan pada struktur bangunan selama eksploitasi hotel berlangsung.

ย 

Pentingnya Kestabilan Struktur Bangunan:

Kestabilan struktur bangunan merupakan salah satu faktor kunci dalam proyek pembangunan hotel bertingkat. Tanah yang memiliki daya dukung rendah atau ketidakstabilan geoteknik dapat menyebabkan masalah serius dalam jangka panjang, seperti keretakan, pelengkungan, atau bahkan runtuhnya bangunan. Dengan mengandalkan data akurat dari kegiatan sondir, tim PT Bima Shabartum Gemilang dapat memberikan rekomendasi fondasi yang sesuai untuk memastikan keselamatan, ketahanan, dan stabilitas hotel selama bertahun-tahun.

ย 

Kesimpulan:

Pembangunan hotel baru Eastern di Palembang menjadi proyek menarik yang memerlukan perencanaan yang matang. Salah satu langkah penting dalam persiapan pembangunan adalah kegiatan sondir yang dilakukan oleh tim PT Bima Shabartum Gemilang. Informasi mengenai karakteristik tanah dan kekuatan lapisan bawah permukaan yang diperoleh dari sondir memainkan peran krusial dalam menentukan desain fondasi yang tepat untuk memastikan kestabilan struktur bangunan hotel bertingkat. Dengan pendekatan ini, Eastern Hotel diharapkan dapat berdiri kokoh dan aman untuk memenuhi harapan para tamu dan berkontribusi pada pariwisata di wilayah Palembang.

Kajian Geoteknik Tambang: Aspek Penting dalam Memastikan Keamanan dan Kestabilan Tambang

Kajian Geoteknik Tambang: Aspek Penting dalam Memastikan Keamanan dan Kestabilan Tambang

Kajian geoteknik tambang merupakan bagian penting dari proses penambangan yang bertanggung jawab. Memastikan keamanan dan kestabilan lereng tambang adalah aspek utama dalam menghadapi tantangan teknis yang kompleks. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa aspek penting yang biasanya dikaji dalam kajian geoteknik tambang untuk menjamin operasi yang aman dan berkelanjutan.

ย 

  1. Penyelidikan Geoteknik:

Penyelidikan geoteknik merupakan tahap awal dalam kajian geoteknik tambang. Penelitian ini melibatkan pemeriksaan lapangan untuk memahami kondisi geologi dan geoteknik di lokasi tambang. Data ini menjadi dasar untuk melakukan analisis lebih lanjut terkait stabilitas dan keamanan lereng.

ย 

  1. Pengujian Conto Geoteknik:

Pengujian conto geoteknik dilakukan untuk menilai karakteristik fisik dan mekanik bahan di lokasi tambang. Pengujian ini mencakup sifat fisik, kekuatan, dan deformasi bahan, yang penting untuk memahami responsnya terhadap tekanan dan beban yang ada.

ย 

  1. Pengolahan Data Hasil Penyelidikan Geoteknik:

Data yang diperoleh dari penyelidikan geoteknik harus dianalisis dan diolah secara cermat. Pengolahan data ini membantu para insinyur dan geoteknisi dalam memahami kondisi tanah dan batuan di sekitar tambang serta menentukan langkah-langkah yang perlu diambil untuk menjaga stabilitas.

ย 

  1. Karakteristik Geologi:

Pengetahuan tentang karakteristik geologi sangat penting dalam kajian geoteknik tambang. Pemahaman tentang jenis batuan, formasi geologi, dan struktur batuan membantu mengidentifikasi potensi risiko geoteknik yang dapat muncul.

ย 

  1. Kondisi Hidrologi dan Hidrogeologi:

Aspek hidrologi dan hidrogeologi mempengaruhi stabilitas lereng tambang. Penyelidikan mengenai pola aliran air tanah, percolasi, dan potensi banjir sangat penting dalam kajian geoteknik.

ย 

  1. Analisis Kestabilan Lereng:

Analisis kestabilan lereng adalah inti dari kajian geoteknik tambang. Dalam analisis ini, faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas lereng dievaluasi, termasuk beban dari operasi penambangan, sifat tanah dan batuan, dan kondisi hidrologi.

ย 

  1. Desain Struktur Penahan:

Apabila terdapat potensi risiko kestabilan lereng, desain struktur penahan diperlukan untuk menjaga keamanan tambang. Struktur penahan seperti perkuatan lereng, dinding penahan, atau pilar penyangga dirancang dengan mempertimbangkan kekuatan dan kondisi geologi di lokasi tambang.

ย 

  1. Rekomendasi Upaya Menjaga Kestabilan Lereng dan Metode Pemantauan:

Berbasis pada hasil kajian geoteknik, rekomendasi dijelaskan untuk menjaga kestabilan lereng dan mencegah potensi bahaya. Selain itu, metode pemantauan secara teratur juga disarankan untuk mengidentifikasi perubahan dan mengambil tindakan korektif dengan cepat.

ย 

Kesimpulan:

Kajian geoteknik tambang adalah tahap kritis dalam operasi penambangan yang bertanggung jawab. Melalui penyelidikan, analisis, dan rekomendasi yang tepat, kajian geoteknik membantu mengoptimalkan keamanan dan kestabilan tambang. Dengan menerapkan pendekatan ini, industri pertambangan dapat beroperasi secara berkelanjutan dan bertanggung jawab, memastikan perlindungan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar tambang.

Proses Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah dalam Kegiatan Tambang Andesit

Proses Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah dalam Kegiatan Tambang Andesit

Rapat pemeriksaan kelengkapan dokumen standar teknis pembuangan air limbah ke badan air permukaan pada hari senin, tanggal 3 April 2023 di Ruang Rapat Adipura Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan.

PT Bima Shabartum Wijaya adalah salah satu Perusahaan swasta yang bergerak di bidang pertambangan, berdasarkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi melalui Surat Keputusan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumatera Selatan Nomor 0224/DPMPTSP.V/V/2020 tertanggal 29 Mei 2020 untuk area seluas 49,45 Ha di Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.

Proses persetujuan teknis pemenuhan baku mutu air limbah 

Hal ini merupakan tahap penting bagi perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, terutama untuk kegiatan tambang andesit. Salah satu perusahaan swasta yang terlibat dalam kegiatan tambang adalah PT Bima Shabartum Wijaya, yang beroperasi di Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Dalam rangka mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, PT Bima Shabartum Wijaya wajib menyusun Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah melalui penyusunan Kajian Teknis.

Berdasarkan daftar usaha dan/atau kegiatan dengan Potensi Pencemaran Tinggi sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Penerbitan Persetujuan Teknis dan Surat Kelayakan Operasional Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan, kegiatan pertambangan andesit tidak termasuk dalam kegiatan dengan potensi pencemaran tinggi, namun kegiatan tambang andesit belum memliki baku mutu air limbah spesifik, sehingga PT Bima Shabartum Wijaya wajib menyusun Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah atas kegiatannya melalui penyusunan Kajian Teknis.

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 5 Tahun 2021 

Tentang Tata Cara Penerbitan Persetujuan Teknis dan Surat Kelayakan Operasional Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan, melakukan rapat pemeriksaan kelengkapan dan kebenaran dokumen permohonan Persetujuan Teknis. Hasil pemeriksaan dokumen sebagaimana disusun dalam bentuk berita acara yang menyatakan permohonan Persetujuan Teknis lengkap dan benar; atau tidak lengkap dan/atau tidak benar. Dalam hal hasil pemeriksaan dokumen menyatakan permohonan tidak lengkap dan/atau tidak benar maka pejabat yang berwenang menyampaikan berita acara kepada pemohon untuk dilakukan perbaikan.

PT Bima Shabartum Wijaya sebagai perusahaan tambang andesit di wilayah Sumatera Selatan mengikuti proses persetujuan teknis pemenuhan baku mutu air limbah sesuai peraturan lingkungan yang berlaku. Dalam rangka memenuhi persyaratan, perusahaan wajib menyusun Kajian Teknis untuk mendapatkan Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah. Proses pemeriksaan kelengkapan dokumen permohonan menjadi langkah kritis dalam menilai kesesuaian dokumen dengan ketentuan yang berlaku. Dengan mematuhi prosedur ini, PT Bima Shabartum Wijaya menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan mematuhi standar lingkungan yang ketat dalam kegiatan tambang andesitnya.

Penulis : SR

Editor : ASO

KONSULTASI PUBLIK PADA PENYUSUNAN DAN PENILAIAN AMDAL

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pada pasal 28 dijelaskan bahwa pelibatan masyarakat yang terkena dampak langsung melalui pengumuman rencana usaha dan/atau kegiatan serta konsultasi publik dicatat dalam Berita Acara konsultasi publik yang dilakukan sebelum penyusunan formulir Kerangka Acuan

Pada pasal 34 dijelaskan bahwa saran, pendapat, dan tanggapan masyarakat yang telah diolah wajib digunakan oleh penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan sebagai masukan dalam pengisian Kerangka Acuan. Formulir kerangka acuan spesifik disusun dengan menggunakan format yang tercantum dalam lampiran II.

Penjelasan rinci kerangka pikir penyusunan dokumen Amdal dijelaskan sebagai berikut:

Penyusunan amdal dimulai dengan penyediaan data dan informasi sbb:
  • Hasil penapisan kewenangan penilaian Amdal
  • Deskripsi rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Rona lingkungan hidup awal didalam dan di sekitar lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan yang akan dilakukan, dan
  • Hasil pengumuman dan konsultasi publik
Amdal terdiri atas
  • Formulir Kerangka Acuan
  • Andal
  • RKL-RPL

Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan dalam menyusun Amdal melibatkan masyarakat yang terkena dampak langsung melalui pengumuman rencana usaha dan/atau kegiatan dan konsultasi publik. masyarakat yang terkena dampak langsung berhak mengajukan saran, pendapat, dan tanggapan terhadap rencana usaha dan/atau kegiatan dalam jangka waktu 10 hari kerja sejak pengumuman. Saran, pendapat dan tanggapan disampaikan secara tertulis kepada penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan. Masyarakat yang terkena dampak langsung memberikan saran, pendapat, dan tanggapan terhadap rencana usaha dan/atau kegiatan pada konsultasi publik dan dicatat dalam berita acara konsultasi publik. Pelibatan masyarakat yang terkena dampak langsung dilakukan sebelum penyusunan Formulir Kerangka Acuan,

Masyarakat yang terkena dampak langsung yang dilibatkan dalam penyusunan Amdal merupakan masyarakat yang berada didalam batas wilayah studi Amdal yang akan terkena dampak secara langsung baik positif dan/atau negatif dari adanya rencana usaha dan/atau kegiatan. Pemerhati Lingkungan Hidup, peneliti, atau Lembaga swadaya masyarakat pendamping yang telah membina dan/atau mendampingi masyarakat terkena dampak langsung dapat di libatkan sebagai bagian dari masyarakat yang terkena dampak langsung.

 

PENGUMUMAN

Dalam melakukan pengumuman rencana usaha dan/atau kegiatan, penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan wajib menyampaikan informasi secara ringkas, benar, dan tepat mengenai :

  • Nama dan alamat penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan
  • Jenis rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Skala/besaran dari rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Dampak potensial terhadap lingkungan yang akan timbul dan konsep umum pengendalian Dampak Lingkungan Hidup
  • Tanggal pengumuman mulai dipasang dan batas waktu penyampaian saran, pendapat, dan tanggapan dari masyarakat. Dan
  • Nama dan alamat penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang menerima saran, pendapat, dan tanggapan dari masyarakat.

Pengumuman rencana usaha dan/atau kegiatan yang memuat informasi disampaikan melalui

  • Media massa
  • Pengumuman pada lokasi usaha dan/atau kegiatan

Pengumuman rencana usaha dan/atau kegiatan disampaikan juga oleh penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan kepada Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup.

Dalam menyampaikan saran, pendapat dan tanggapan terkait pengumuman rencana usaha dan/atau kegiatan, masyarakat wajib mencantumkan identitas pribadi yang jelas sesuai dengan dokumen kependudukan.

Saran, pendapat, dan tanggapan masyarakat dapat berupa :

  • Informasi deksriptif tentang kondisi lingkungan yang berada didalam dan di sekitar lokasi/tapak rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Nilai-nilai local yang berpotensi akan terkena dampak rencana usaha dan/atau kegiatan yang akan dilakukan, dan/atau
  • Aspirasi masyarakat, keinginan dan harapan terkait dengan rencana usaha dan/atau kegiatan

Saran, pendapat, dan tanggapan masyarakat yang telah diolah wahib di gunakan oleh penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan sebagai masukan dalam pengisian Formulir Kerangka Acuan.

KONSULTASI PUBLIK

Pelaksanaan
Pelibatan masyarakat yang terkena dampak langsung melalui konsultasi publik mencakup :
  • Kelompok masyarakat rentan (vulnerable group)
  • Masyarakat adat (indigenous people) dan/atau
  • Kelompok laki-laki dan sekelompok perempuan dengan memperhatikan kesetaraan gender
Sebelum pelaksanaan konsultasi publik, penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan :
  • Berkoordinasi dengan instansi terkait dan tokoh masyarakat yang akan dilibatkan dalam proses konsultasi publik, dan
  • Mengundang masyarakat yang akan dilibatkan dalam konsultasi public
Dalam undangan konsultasi publik, penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan menyampaikan informasi mengenai :
  • Tujuan konsultasi publik
  • Waktu dan tempat pelaksanaan konsultasi publik
  • Bentuk, cara, dan metode konsultasi publik yang akan dilakukan
  • Tempat dimana masyarakat dapat memperoleh informasi tambahan, dan
  • Lingkup saran, pendapat, dan tanggapan dari masyarakat
Bentuk, cara dan metode konsultasi publik dilakukan secara dalam jaringan atau luar jaringan mencakup :
  • Lokakarya
  • Seminar
  • Focus group discussion
  • Temu warga
  • Forum dengar pendapat
  • Dialog interaktif, dan/atau
  • Bentuk, cara dan metode lain yang dapat digunakan untuk berkomunikasi secara 2 arah

Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan dapat memilih salah satu cara atau kombinasi dari berbagai bentuk, cara, dan metode konsultasi publik yang secara efektif dan efisien dapat menjaring saran, pendapat, dan tanggapan masyarakat secara optimal.

Dalam pelaksanaan konsultasi publik, penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan menyampaikan informasi paling sedikit terkait :

  • Deskripsi rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Dampak potensial yang akan timbul dari identifikasi awal penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan meliputi penurunan kualitas air permukaan, penurunan kualitas udara ambien, kerusakan lingkungan, keresahan masyarakat, gangguan lalu lintas, gangguan Kesehatan masyarakat, kesempatan kerja, dan peluang berusaha
  • Komponen lingkungan yang akan terkena dampak dari rencana usaha dan/atau kegiatan.

Saran, pendapat dan tanggapan masyarakat yang telah diolah wajib di gunakan oleh penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan sebagai masukan dalam pengisian Formulir Kerangka Acuan.


Penulis : Siti Rohmah
Editor: Arien

POSISI PERSETUJUAN TEKNIS DALAM PERSETUJUAN LINGKUNGAN

Persetujuan Teknis adalah persetujuan dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah berupa ketentuan mengenai standar perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan atau analisis mengenai dampak lalu lintas usaha sesuai peraturan perundang-undangan, serta wajib dimiliki oleh pelaku usaha yang memiliki izin lingkungan berupa Amdal atau UKL UPL (termuat dalam Perizinan Berusaha, atau persetujuan Pemerintah Pusat, atau Pemerintah Daerah).

 

Selain Persetujuan Teknis, pelaku usaha juga wajib memiliki SLO (Surat Kelayakan Operasional), merupakan surat yang memuat pernyataan pemenuhan mengenai standar perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

 

Persetujuan Teknis Baku Mutu Lingkungan Hidup terdiri dari :

1.       Pertek pembuangan dan/atau pemanfaatan Air Limbah

2.       Pertek pembuangan Emisi

3.       Pertek Pengelolaan Limbah B3 (diintegrasikan ke dalam Persetujuan Lingkungan)




Penulis : Siti Rohmah
Editor: Arien

Mengenal Alat Kominusi Pengolahan Bahan Galian Tambang Grinding

Grinding adalah proses terakhir dari comminution dimana proses kerjanya menggunakan prinsip gabungan dari impak (tumbukan) dan abrasi. Pada bijih dengan gerakan bebas dari media yang tidak terhubung dengan sesuatu seperti rod, bola pejal, ataupun pebble. Pada proses grinding partikel direduksi dari 5 sampai 250 mm menjadi 10 sampai 300 ฮผm, grinding biasanya dilakukan pada kondisi basah (wet condition) untuk mendapatkan slurry yang akan diumpankan pada proses concentration, meskipun ada beberapa keadaan dari grinding yang dilakukan pada kondisi kering (dry condition) namun dilakukan pada aplikasi yang terbatas.

  1. Batangan Silinder Baja (Rod Mill)

 

Umpan yang dapat masuk berukuran 50 mm dan menghasilkan produk sebesar 300 ฮผm. Ciri khusus dari rod mill adalah panjang shell silinder antara 1,5 sampai 2,5 kali diameternya. Rod mill menggunakan rod selektif yang ukurannya ditentukan sehingga nantinya akan didapatkan grinding yang optimum, biasanya rod terbuat dari high carbon steel dengan diameter berukuran 25 sampai 150 mm, semakin kecil diameter rod maka surface area (luas permukaan sentuhnya) lebih luas sehingga didapat efisiensi grinding yang lebih besar. Kecepatan grinding optimum biasanya pada 50-65% kecepatan grinding kritis, namun ada beberapa dari jenis grinding menggunakan kecepatan sampai 80% tanpa adanya catatan kegagalan aus yang berarti.

 

  1. Bola – Bola Baja

 

Prinsip kerja alat grinding yang menggunakan media bola-bola baja adalah

memutar silinder yang berisi bola-bola grinding yang terbuat dari baja dan material (bijih) di dalamnya. Proses grinding terjadi dengan pergerakan bola-bola dimana balls berputar di dalam dan menggerus bijih. Semakin besar diameter silinder maka kecepatan rotasi akan semakin lambat. Jika kecepatan terlalu besar maka akan terjadi gaya sentrifugal pada silinder sehingga balls akan menempel pada tepi silinder dan proses grinding akan menjadi tidak optimum. Grinding balls biasanya terbuat dari baja, baik itu baja karbon tinggi, baja tempa, baja paduan, atau baja cor-coran dan konsumsinya berkisar antara 0.1 sampai 1.0 kg per ton bijih tergantung dari kekerasan bijih, kehalusan gerus, dan kualitas medium. Pengisian dilakukan sebesar 40-50% dari volum mill, dan sekitar 40% adalah ruang kosong. Alat grinding yang menggunakan bola-bola baja sebagai media grindingnya ada 2 jenis yaitu ball mill dan tube mill.

  • Ball Mill

Ball mill mempunyai ukuran panjang kira – kira sama dengan diameternya atau maksimal 1 ยฝ kali diameternya. Diameter mill bisa mencapai 5,5 m dan panjang 7,3 m. Ball mill bekerja dengan kecepatan yang lebih tinggi yaitu sekitar 70-80% dari kecepatan kritis. Ukuran produk hasil keluaran dari ball mill sekitar 45 ฮผm. Kinerja mesin ball mill dinilai berdasarkan tenaga bukan berdasarkan kapasitas dan didorong dengan motor bertenaga sebesar 4 MW.

  • Tube Mill

Prinsipnya sama dengan ball mill, perbedaanya hanya panjangnya antara 2 kali diameternya dan grinding media menggunakan bola- bola baja. Selain itu, tube mill memiliki 2 kompartemen, sehingga ukuran produk yang dihasilkan lebih halus dibandingkan ball mill yaitu <45 ฮผm.

  1. Pebble

 

Pebble adalah media grinding berupa batuan keras atau batuan natural, dengan kata lain alat grinding yang menggunakan pebble sebagai media grindingnya menggunakan batuan yang mengandung bijih itu sendiri. Alat grinding yang menggunakan pebble sebagai media grindingnya terdiri atas semi autogenous grinding (SAG) mill, autogenous grinding mill, dan tower mill.

  • Semi Autogenous Grinding (SAG) Mill

Semi Autogenous Grinding (SAG) mill adalah peralatan / sirkuit grinding yang paling sering diminati dibandingkan dengan sirkuit konvensional dikarenakan memiliki beberapa keuntungan-keuntungan, seperti biaya yang lebih rendah, kemampuan menangani material basah dan lengket, flowsheet yang lebih sederhana, peralatan berukuran besar, kebutuhan operator yang sedikit, dan konsumsi medium grinding yang sedikit. SAG mill menggunakan metode grinding dengan kombinasi medium grinding dan partikel bijih itu sendiri. Berdasarkan data riset yang ada, SAG mill dengan balls sebagai medium terbukti paling efektif pada 6-10% volum mill.

  • Autogenous Grinding Mill

Prinsip kerja autogenous grinding mill sama dengan dengan prinsip kerja semi autogenous grinding mill, hanya saja autogenous mill bekerja berdasarkan metode grinding yang hanya menggunakan partikel- partikel bijih itu sendiri sebagai media untuk melakukan kominusi.

Mengenal Alat Kominusi Pengolahan Bahan Galian Tambang Crusher

Alat – alat kominusi (Crusher) digunakan dalam pengolahan bahan galian tambang untuk mengurangi ukuran material menjadi ukuran yang lebih kecil sehingga dapat di proses lebih lanjut. Primary crusher banyak digunakan pada pemecahan bahan – bahan tambang dari ukuran besar menjadi ukuran antara 6 in sampai 10 in (150 sampai 250 mm). Secondary crusher akan meneruskan kerja crusher primer, yaitu menghancurkan partikel padatan hasil crusher primer menjadi berukuran sekitar ยผ in (6 mm).

 

Primary Crushing

 

1.     Jaw crusher sangat cocok untuk penghancuran primer dan sekunder dari semua jenis mineral dan batuan dengan kekuatan tekan sekitar 320 MPa, seperti bijih besi, bijih tembaga, bijih emas, bijih mangan, batu kali, kerikil, granit, basalt, kuarsa, diabas, dan bahan galian lainnya. Jenis jaw crusher yaitu blake jaw crusher dan dodge crusher.

 

2.     Gyratory crusher memiliki kecepatan penghancur umumnya antara 125 sampai 425 girasi/menit. Gyratory crusher Lebih efisien untuk kominusi kapasitas besar terutama untuk kapasitas > 900 ton/jam. Kapasitas Gyratory crusher bervariasi dari 600 – 6000 ton/jam, tergantung ukuran produk yang diinginkan (antara 0.25 inch). Biasanya bahan galian yang menggunakan alat ini dolomite, gypsum, calcite, bentonite, barite.

 

Secondary Crushing

 

1.     Cone crusher merupakan alat peremuk yang biasa digunakan untuk tahap secondary crushing. Material yang digunakan untuk cone crusher adalah material yang tidak terlalu keras agar tidak merusak mantel dari crusher. Kelebihan alat ini yaitu biaya operasional yang cukup rendah, produktivitas yang tinggi, konstruksi yang handal, penyesuaian mudah namun tidak dapat digunakan untuk primary crushing seperti gyratory crusher.

 

2.     Crushing roll biasanya digunakan untuk memecah padatan lunak (hardness rendah) misalnya batubara, gipsum, limestone, bata tahan api dengan skala MOHS <4. Ukuran umum smooth-roll crusher diameter 24 in sampai dengan diameter 78 in (2000 mm), panjang 36 in (914 mm). Kecepatan putaran antara 50 โ€“ 300 rpm. Umpan padatan berukuran sampai dengan 1/2 sampai 3 in (12 mm sampai 75 mm), dengan produk berukuran sekitar 10 mesh. Jenis roll crusher yaitu single roll crusher dan double roll crusher.

 

3.     Hammer mill memiliki bagian penggerak berupa rotor yang berputar dengan kecepatan tinggi di dalam casing silinder. Sumbu rotor biasanya horisontal. Kapasitas untuk hammer mill tergantung kehalusan produk yang diinginkan, misal 0,1 sampai 15 ton/jam untuk ukuran produk 200 mesh atau lebih halus. Untuk impactor bisa sampai dengan 600 ton/jam. Ukuran produk antara 1 in (25 mm) sampai dengan 20 mesh, tetapi dapat dibuat lebih fleksibel sesuai dengan ukuran grid yang terpasang. Hammer mill lebih serbaguna pemakaianya untuk menumbuk bahan – bahan berserat (misalnya kulit kayu), bahan padatan yang agak lengket (sticky material, misalnya lempung) sampai pada batuan keras.

Penulis: Rohmah

pengujian-rona-awal-lingkungan-hidup

Survei Pengambilan Data Rona Awal Lingkungan Hidup di Desa Damarpura oleh PT. Bima Shabartum Wijaya

pengujian-rona-awal-lingkungan-hidup

Survei Pengambilan Data Rona Awal Lingkungan Hidup di Desa Damarpura oleh PT. Bima Shabartum Wijaya

  1. Bima Shabartum Wijaya, sebuah perusahaan terkemuka dalam industri tambang dan konstruksi, telah melakukan survei pengambilan data rona awal lingkungan hidup di Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan. Survei ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mematuhi peraturan lingkungan dalam setiap kegiatan operasionalnya, terutama dalam eksploitasi sumber daya alam seperti andesit.

Mengapa Survei Lingkungan Penting?

Survei pengambilan data rona awal lingkungan hidup merupakan langkah awal yang sangat penting sebelum memulai kegiatan eksplorasi atau eksploitasi tambang. Tujuan utama dari survei ini adalah untuk memahami kondisi awal lingkungan di sekitar lokasi tambang. Dengan mengetahui potensi dampak lingkungan sejak dini, perusahaan dapat merencanakan langkah mitigasi yang tepat untuk meminimalkan efek negatif terhadap ekosistem setempat.

Komitmen PT. Bima Shabartum Wijaya terhadap Lingkungan

Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab, PT. Bima Shabartum Wijaya selalu mengedepankan aspek lingkungan dalam setiap operasionalnya. Proses survei ini dilakukan dengan menggunakan teknologi dan metode terkini untuk mendapatkan data yang akurat. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar.

Peluang Investasi di PT. Bima Shabartum Wijaya

  1. Bima Shabartum Wijaya menawarkan peluang investasi yang menarik di sektor pertambangan, khususnya pada komoditas andesit. Andesit merupakan batuan beku yang sangat kuat dan tahan lama, ideal untuk berbagai kebutuhan konstruksi seperti pembangunan jalan, trotoar, dan infrastruktur lainnya.

Potensi Andesit di Desa Damarpura, OKU Selatan

Desa Damarpura di Kabupaten OKU Selatan merupakan lokasi yang sangat strategis untuk eksploitasi andesit. Berdasarkan survei awal, ditemukan bahwa sumber daya andesit di wilayah ini sangat melimpah. PT. Bima Shabartum Wijaya siap untuk memproduksi sekitar 2.025.000 ton andesit dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional, terutama dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur besar.

Keunggulan Andesit untuk Konstruksi

Andesit memiliki beberapa keunggulan yang menjadikannya bahan pilihan utama dalam pembangunan infrastruktur:

  1. Kekuatan dan Ketahanan: Andesit terkenal sebagai batuan yang sangat kuat dan tahan terhadap tekanan tinggi. Ini membuatnya ideal untuk digunakan dalam proyek-proyek yang membutuhkan bahan tahan lama.
  2. Estetika yang Menarik: Tekstur dan warna andesit yang alami memberikan tampilan yang estetis, cocok untuk pembangunan trotoar, dinding penahan, hingga lanskap kota.
  3. Ketersediaan Lokal: Dengan sumber daya yang melimpah di Desa Damarpura, PT. Bima Shabartum Wijaya mampu menyediakan andesit berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif.

Kesimpulan

Survei pengambilan data rona awal lingkungan hidup yang dilakukan oleh PT. Bima Shabartum Wijaya di Desa Damarpura merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara eksploitasi sumber daya alam dan kelestarian lingkungan. Selain itu, peluang investasi di sektor andesit yang dimiliki perusahaan ini sangat menjanjikan, dengan potensi produksi andesit mencapai 2.025.000 ton dalam lima tahun ke depan. Dengan kualitas andesit yang unggul dan aplikasi yang luas di bidang konstruksi, PT. Bima Shabartum Wijaya siap menjadi penyedia andesit terkemuka di Indonesia.

Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut dan peluang investasi di PT. Bima Shabartum Wijaya!

ย 

๐Ÿ“ž Untuk layanan konsultan tambang dan lingkungan, hubungi kami: Telp: 0711-411407
WhatsApp: +62823-7472-2113
Email: admin.palembang@bimashabartum.co.id
Website: bimashabartum.co.id

IUP-OP-SUDAH-KELUAR-1

PT. Bima Shabartum Wijaya Raih IUP Operasi Produksi

IUP-OP-SUDAH-KELUAR-1

Bima Shabartum Wijaya Raih IUP Operasi Produksi: Peluang Besar dalam Industri Andesit

Pada bulan Februari 2024, PT. Bima Shabartum Wijaya secara resmi memperoleh IUP Operasi Produksi (Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi), langkah signifikan yang memungkinkan perusahaan ini memulai operasi pertambangan dan produksi andesit secara komersial. Izin ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam mengoptimalkan potensi sumber daya tambang yang melimpah, terutama di wilayah Sumatera Selatan.

Apa Itu IUP Operasi Produksi?

IUP Operasi Produksi merupakan izin yang diberikan kepada perusahaan tambang setelah menyelesaikan studi kelayakan dan eksplorasi yang berhasil. Izin ini memungkinkan perusahaan untuk melakukan kegiatan tambang, termasuk penambangan, pengolahan, dan pemasaran hasil tambang. Bagi PT. Bima Shabartum Wijaya, pencapaian ini menandai awal dari peningkatan aktivitas pertambangan, terutama pada komoditas andesit yang menjadi fokus utama.

Potensi Andesit di OKU Selatan

  1. Bima Shabartum Wijaya telah melakukan eksplorasi di Desa Damarpura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, yang dikenal memiliki sumber daya andesit yang melimpah. Andesit adalah batuan beku yang sangat populer dalam industri konstruksi karena kekuatannya yang luar biasa dan ketahanannya terhadap cuaca ekstrem.

Diperkirakan, perusahaan akan mampu memproduksi hingga 2.025.000 ton andesit dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Cadangan ini diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan konstruksi di berbagai wilayah, mendukung pembangunan infrastruktur skala besar di Indonesia.

Keunggulan Andesit sebagai Material Konstruksi

Andesit dikenal sebagai material unggulan dalam industri konstruksi karena sifat-sifat berikut:

  • Kuat dan Tahan Lama: Andesit memiliki struktur yang sangat kuat dan tahan terhadap tekanan, menjadikannya ideal untuk proyek infrastruktur berat seperti pembangunan jalan dan trotoar.
  • Tahan Terhadap Cuaca: Kemampuan andesit untuk bertahan dalam berbagai kondisi cuaca menjadikannya pilihan utama untuk proyek-proyek di lingkungan terbuka.
  • Estetika yang Menarik: Andesit juga memiliki tampilan alami yang menarik, sering digunakan untuk mempercantik lanskap atau dekorasi eksterior bangunan.

Mengapa Memilih PT. Bima Shabartum Wijaya?

Dengan telah diperolehnya IUP Operasi Produksi, PT. Bima Shabartum Wijaya kini berada di posisi yang kuat untuk menjadi salah satu penyedia andesit berkualitas tinggi di Indonesia. Keunggulan kami meliputi:

  • Produksi Skala Besar: Kami siap memproduksi andesit dalam jumlah besar untuk memenuhi permintaan pasar konstruksi nasional.
  • Sumber Daya yang Melimpah: Cadangan andesit yang ditemukan di Desa Damarpura menjamin pasokan yang stabil dan berkelanjutan selama bertahun-tahun ke depan.
  • Kualitas Material yang Terjamin: Andesit dari wilayah ini memiliki karakteristik fisik yang sangat sesuai untuk berbagai aplikasi konstruksi, menjadikannya pilihan tepat bagi proyek besar.

Peluang Investasi Bersama PT. Bima Shabartum Wijaya

Dengan potensi sumber daya yang besar dan kini diperkuat oleh IUP Operasi Produksi, PT. Bima Shabartum Wijaya menawarkan peluang investasi yang sangat menguntungkan. Bergabunglah bersama kami dalam mengembangkan tambang andesit yang siap memasok kebutuhan infrastruktur nasional.

Keuntungan Berinvestasi Bersama Kami:

  • Stabilitas Pasokan: Dengan cadangan yang melimpah dan rencana produksi yang jelas, kami memastikan pasokan material konstruksi yang stabil.
  • Legalitas yang Kuat: Dengan perolehan IUP Operasi Produksi, kami mematuhi semua regulasi pertambangan yang berlaku, memastikan keamanan dan keberlanjutan operasi.
  • Dukungan Infrastruktur: Lokasi tambang yang strategis di Sumatera Selatan memudahkan akses ke pasar lokal maupun nasional.

Hubungi Kami untuk Informasi Lebih Lanjut

Bima Shabartum Wijaya siap memenuhi kebutuhan konstruksi Anda dengan andesit berkualitas tinggi. Hubungi kami sekarang dan jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari industri pertambangan yang sedang berkembang pesat ini.

ย 
๐Ÿ“ž Untuk layanan konsultan tambang dan lingkungan, hubungi kami: Telp: 0711-411407
WhatsApp: +62823-7472-2113
Email: admin.palembang@bimashabartum.co.id
Website: bimashabartum.co.id
ย