3 Jenis Metode Pengambilan Sampel Pengeboran Eksplorasi: Open Hole, Full Coring, dan Touch Coring
Pentingnya Pengambilan Core dalam Eksplorasi Tambang
Dalam dunia eksplorasi pertambangan, pengambilan sampel inti batuan (core) menjadi langkah penting untuk memahami kondisi geologi bawah permukaan. Proses ini bertujuan mengidentifikasi jenis, struktur, dan potensi lapisan batuan yang akan ditambang. Ada tiga metode utama yang digunakan, yaitu Open Hole, Full Coring, dan Touch Coring.
- Open Hole: Metode Cepat Menghasilkan Cutting
Metode ini dilakukan dengan mengebor langsung area tertentu tanpa mengambil inti batuan. Mata bor akan memotong formasi dan menghasilkan cutting (serpihan batuan) yang terangkat ke permukaan bersama fluida. Teknik ini cocok untuk eksplorasi awal atau saat tidak dibutuhkan data stratigrafi detail.
- Full Coring: Menyediakan Data Stratigrafi Mendalam
Full coring dilakukan untuk mengambil sampel core secara utuh dari atas hingga kedalaman tertentu tanpa melalui metode open hole. Data yang dihasilkan lebih lengkap dan akurat, terutama dalam mengidentifikasi lapisan batuan secara vertikal. Ini sangat penting dalam membuat model geologi dan estimasi cadangan.
- Touch Coring: Kombinasi Efisiensi dan Akurasi
Touch coring adalah gabungan metode open hole dan coring. Setelah melakukan open hole, pengebor mengganti mata bor dengan jenis khusus untuk mengambil core di kedalaman tertentu. Metode ini efisien dalam waktu dan biaya, namun tetap memberikan data geologi pada titik-titik kritis.
Bima Shabartum Group: Mitra Eksplorasi Tambang Anda
Jika Anda memerlukan pendampingan dalam eksplorasi, pengambilan data geologi, atau pelatihan software tambang seperti Vulcan dan Total Station, Bima Shabartum Group hadir sebagai pilihan terbaik. Dengan tim profesional dan peralatan lengkap, kami siap membantu Anda mencapai target eksplorasi secara tepat, aman, dan efisien.
Hubungi Kami Sekarang:
Website: www.bimashabartum.co.id
Email: admin.palembang@bimashabartum.co.id
WhatsApp: +62823-7472-2113
Bima Shabartum Group — Solusi Tambang Legal, Efisien, dan Berkelanjutan!

Kewajiban AMDAL untuk Sektor Perkebunan Kelapa Sawit dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS)
Sektor perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahannya melalui Pabrik Kelapa Sawit (PKS) merupakan salah satu penggerak ekonomi utama, khususnya di wilayah Sumatera Selatan. Namun, karena

Panduan Dokumen Lingkungan untuk Kawasan Industri dan Gudang Logistik
Sektor pergudangan logistik dan kawasan industri merupakan motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang masif, termasuk di wilayah Sumatera Selatan. Namun, di balik skala operasionalnya yang

Perbedaan UKL-UPL dan AMDAL: Mana yang Harus Diurus Perusahaan Anda?
Perbedaan UKL-UPL dan AMDAL: Mana yang Harus Diurus Perusahaan Anda? Sebelum mendirikan fasilitas industri, pabrik, atau membuka wilayah tambang baru, salah satu kewajiban hukum paling
 📧 Email: admin.palembang@bimashabartum.co.id 📱 WhatsApp: +62823-7472-2113 --- ## Ide Prompt Generative AI (untuk Ilustrasi Artikel) 1. "Fotografi realistis tim auditor lingkungan meninjau fasilitas pabrik dengan clipboard dan alat ukur, gaya dokumentasi korporat profesional" 2. "Infografis alur proses Audit Lingkungan Sukarela dari kepatuhan hingga rencana tindakan perbaikan, gaya flat design biru-hijau korporat" 3. "Foto plakat atau trofi penghargaan PROPER Hijau/Emas di ruang eksekutif perusahaan, gaya fotografi bisnis" 4. "Ilustrasi diagram gap analysis dengan indikator kepatuhan dan rekomendasi perbaikan, gaya infografis dashboard bisnis" 5. "Foto rapat manajemen mendiskusikan laporan audit lingkungan di ruang konferensi, gaya fotografi korporat profesional"](https://bimashabartum.co.id/wp-content/uploads/2026/09/a1810618-e087-4142-b89b-da190a7ad80d-300x300.jpg)
Jasa Pendampingan Audit Lingkungan Sukarela (ALS) untuk Korporasi
Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Strategi Bisnis Audit lingkungan di Indonesia terbagi menjadi dua kategori: audit wajib, yang diperuntukkan bagi usaha berisiko tinggi seperti petrokimia, semen,

Add a Comment