1. Environment Feasibility Study

Salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi oleh pengusaha tambang adalah studi kelayakan lingkungan dari rencana usaha pertambangan. Studi kelayakan ini akan dirangkum dalam penyusunan Dokumen Lingkungan, bisa berupa dokumen AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), UKL/UPL (Usaha Pengelolaan Lingkungan dan/atau Usaha Pemantauan Lingkungan) atau berupa SPPLH (Surat Pernyataan Pemeliharaan LIngkungan Hidup).

a. AMDAL

Dokumen AMDAL merupakan salah satu dokumen penting yang wajib disusun oleh pemrakarsa usaha pertambangan. Bima Shabartum Group bekerjasama dengan mitra strategis nasional yang bergerak sebagai konsultan lingkungan menyediakan jasa penyusunan Dokumen AMDAL mulai dari dengar pendapat masyarakat hingga persetujuan dari Dinas terkait.

 

b. UKL / UPL (Mining & Non-Mining)

Dokumen UKL / UPL merupakan dokumen lingkungan yang wajib disusun bagi perusahaan dengan usaha yang tidak terlalu besar sehingga tidak wajib menyusun AMDAL. Bima Shabartum Group bersedia membantu perusahaan-perusahaan yang membutuhkan penyusunan Dokumen UKL/UPL, baik perusahaan pertambangan maupun non pertambangan.

 

  1. Annual RKL-RPL Report

Bagi perusahaan yang sudah memiliki dokumen lingkungan, maka wajib menyampaikan usaha pengelolaan dan pemantauan lingkungan sesuai dengan kewajiban yang tertuang dalam dokumen lingkunganya pada setiap tahun brejalan. Bima Shabartum memiliki tim khusus yang dapat membantu perusahaan bapak-ibu untuk menyusun dan melaksanakan pengelolaan dan pemantauan lingkungan mulai dari pengujian laboratorium, kajian sosial budaya hingga penyusunan dan submit laporan ke dinas terkait.