Kegiatan penyelidikan geologi yang dilakukan untuk mengidentifikasi, menentukan lokasi, ukuran, bentuk, letak, sebaran, kuantitas, dan kualitas suatu endapan sumber daya untuk kemudian dapat dilakukan analisis/kajian kemungkinan dilakukannya penambangan secara ekonomis.

Bima Shabartum Grup bertanggungjawab terhadap kegiatan eksplorasi dan memenuhi seluruh aspek keselamatan serta mengacu terhadap peraturan pemerintah dalam setiap pengambilan data dilapangan. Eksplorasi ini dilakukan oleh tim kami yang berpengalaman dengan pengetahuan yang baik mengenai konsep geologi dan menerapkan smart mapping, sehingga dana dan waktu yang digunakan akan sedikit.

 

Cari tahu mengenai jasa kami:

 

eksplorasi bima shabartum

a. Geological Mapping

Geological Mapping merupakan pemetaan secara permukaan (surface), dengan cara menulusuri sungai-sungai tebing terjal, atau singkapan yang terdapat pada area pemetaan. Pemetaan geologi mengambil data: lithologi, struktur geologi, sample batuan (handspesimen). Dengan tujuan persebaran di permukaan dan bawah permukaan, karakteristik, klasifikasi, umur, serta proses pembentukan batuan, geomorfologi, dan lainnya.  

Bima Shabartum menyediakan jasa untuk Geological Mapping yang dilaksanakan berdasarkan SNI 13-6675-2002. Tim geologist independent Bima Shabartum memiliki integritas dan pengalaman yang mumpuni dalam membuat laporan geologi yang terpercaya.

Pengeboran eksplorasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menggambarkan kondisi bawah permukaan dengan berbagai tujuan, meliputi litologi, struktur geologi, sampel batuan, dan muka air tanah.

Kami menyediakan jasa layanan pengeboran eksplorasi dengan tim yang berpengalaman dan ahli dibidangnya. Jasa pengeboran yang kami tawarkan adalah open hole, full coring, dan touch coring dengan manajemen dan prosedur yang hemat biaya termasuk perencanaan lubang bor, penyediaan alat pemboran dan log geofisika, pengawasan dan pemantauan, serta pengambilan sampel untuk analisis. Kami memastikan data yang diambil kredibel, akurat, dan mencerminkan kondisi dilapangan sesuai dengan syarat Kode Cadangan Mineral Indonesia (KCMI) dan Joint Ore Reserves Commitee (JORC). Dengan demikian, dapat digunakan sebagai dasar dalam perhitungan estimasi sumber daya dan cadangan sesuai SNI 5015: 2019 atau SNI 4726: 2019.

Kami juga sekaligus menyediakan jasa penyusunan laporan hasil eksplorasi yang disusun sesuai dengan peraturan baku dari KESDM.

Geotecnical merupakan suatu kajian yang di perlukan dalam pembangunan infrastuktur, baik infarstruktur jalan, irigrasi, gedung, Pelabuhan, pertambangan open pit atau underground, dan infarstruktur lainnya.

Pengeboran geotechnical menggunakan mesin bor putar (rotary drilling machine), core barrel, core bit, yang menghasilkan bor inti (rock core sample) dengan diameter >55mm. untuk mendapatkan hasil inti yang terbaik menggunakan core barrel yang mempunyai pipa dalam dua atau tiga. Dengan mata bor diamond bit.

Dokumen kajian geotechnical dan hydrology & Hydrogeologi merupakan hasil dari pengeboran geotechnical  yang meliputi kajian geotechnical seperti hasil uji laboratrium, uji Uniaxial Compressive Strength (UCS), uji Rock Mass Rating(RMR), Standard Penetration Test (SPT), Sefty Factors (SF), Geological Strength Index (GSI), simulasi slope, dan lainnya. Kajian hydrology & Hydrogeology seperti Pumping test, Slug test, permeabilitas, dan lain-lain.

d. GEOPHYSICS Logging

Well-logging merupakan suatu metode Geophisycs untuk mencatat secara rinci formasi geologi yang berada di lubang bor. Metode ini dapat memberikan visual yang baik formasi dibawah permukaan dengan menggunakan instrument yang di turunkan ke dalam lubang bor.

Alat logging dimasukan ke dalam lubang bor, dengan satu atau lebih instrument, dimana ujung yang di masukan ke dalam lubang bor akan mencatat sifat-sifat petrofisika, dengan menggunakan alat sensor seperti : Gamma-ray, Self/spontaneous potential, Sonic, Neutron Porosity, Density, Resistivity, Borehole Imaging, Caliper, Nuclear magnetic resonance, dan lain-lain.  

Bima Shabartum memiliki alat dan operator independen dalam pelaksanaan logging geofisika. Pelaksanaan jasa logging geofisika biasanya tergabung dalam satu pekerjaan dengan jasa pengeboran.

e. Geoelectric Services

Geoelectric Services : merupakan metode memanfaatkan sifat kelistrikan material bawah permukaan untuk mendapakan anomali dan sebaran sifat kelistrikan bawah permukaan terkait untuk pemetaan dangkal dan menegah.

Metode geoelectric yang disediakan oleh Bima Shabartum Grup adalah metode satu dimensi (1D), dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D) sesuai dengan kebutuhan dan kegunaan data bagi klien nantinya.

f. Standard Penetration Test (SPT)

Standard Penetration Test (SPT) merupakan suatu metode untuk mengukur kekerasan lapisan tanah pasir, yang diuji dengan penetrasi dinamik. Pengujian SPT yang di gunakan Bima Shabartum sudah mengikuti mengikuti standar ASTM D1586.

Pengujian ini menggunakan alat SPT bernama split-barrel, dengan diameter luas 5 cm, diameter dalam 3,5 cm dan panjang 65 cm dihubungkan dengan pipa rod. Split-barrel ditumbrukan dengan palu seberat 65 kg, yang jatuh bebas dari ketinggian 76 cm. pengujian di lakukan dengan menubrukan palu sedalam 15 cm selama 3 periode dengan total kedalaman 45cm.

g. Sondir / Cone Penetration Test (CPT)

Dutch Cone Penetration Test (CPT) adalah pengujian penetrasi static, di Biam Shabartum sendiri dilakukan dengan standar pengujian ASTM D3441-98. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kekerasan lapisan tanah permukaan.

Pengujian penetrasi konus dengan single cone atau double cone merupakan alat dengan ujung lancip. Yang mempunyai sudut 60o, diameter 35,7 mm atau luar ujung konus 100 mm2. Konus dihubungkan dengan engkol pemutar mekanis oleh rod sepanjang 100cm, menggunakan tenaga manual. Pembacaan tekanan dengan menggunakan Manometer setiap penetrasi sedalam 20 cm, sampai angka manometer menujukan angka 250 kg/cm2.